SUTAN BHATUGANA TIDAK TERIMA DIHUKUM SENDIRIAN, SERET DONG 50 ORANG DI KOMISI VII

Surel Cetak PDF

Mahkamah Agung (MA) memutuskan memperberat hukuman mantan Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Sutan Bhatoegana dari vonis sebelumnya 10 tahun menjadi 12 tahun penjara. Politikus Demokrat ini  terseret kasus dugaan korupsi terkait dengan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2013 di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

“Amar putusannya itu menolak permohonan kasasi Sutan, dikatakan Sutan terbukti korupsi,” ujar juru bicara MA, Suhadi. Selain hukuman penjara 12 tahun, Sutan dikenai denda Rp 500 juta serta subsider 8 bulan penjara untuk pengganti denda.

Selain itu, Sutan dikenai uang pengganti perkara sebesar Rp 50 juta ditambah US$ 7.500. “Jika tidak dibayar dalam waktu 1 bulan sesudah (putusan) berkekuatan hukum tetap, harta bendanya disita untuk membayar uang pengganti itu,” kata Suhadi. Lalu, jika tidak dibayar atau harta benda yang ada tidak mencukupi, akan diganti dengan hukuman penjara 1 tahun.

Suhadi menuturkan, Sutan juga mendapat hukuman tambahan, yakni pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik. “Kalau hak memilih, tidak dicabut,” ucapnya. Sayangnya, Suhadi enggan berkomentar lebih jauh ihwal pertimbangan di balik penambahan hukuman ini karena sedang dalam tahap koreksi. “Nanti kalau sudah selesai dikoreksi, hanya majelis yang bersangkutan yang berhak memberikan pertimbangannya kepada publik.”

Selain memperberat hukuman Sutan, MA mengabulkan tuntutan jaksa merampas harta Sutan, yaitu 1 mobil Toyota Alphard dan 1 rumah miliknya. Rumah yang terdiri atas tanah dan bangunan seluas 1.194,38 meter persegi itu terletak di Jalan Kenanga Raya, Medan. “Itu yang dirampas negara, yang lain sama dengan putusan pengadilan tinggi,” tuturnya.

Dalam kasus korupsi itu, Sutan didakwa menerima uang sebesar US$ 140 ribu. Ia pun didakwa menerima barang-barang lain, seperti 1 mobil Toyota Alphard, uang sebesar US$ 200 ribu dari mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini, uang sejumlah Rp 50 juta dari bekas Menteri ESDM Jero Wacik, serta rumah dari pengusaha bernama Saleh Abdul Malik.

Sutan ditetapkan sebagai tersangka sejak 14 Mei 2014 dan sudah ditahan lembaga antirasuah sejak 2 Februari 2015.

 

SUTAN BHATOEGANA MERASA DIKORBANKAN

Bekas Ketua Komisi Energi DPR Sutan Bhatoegana didakwa menerima suap USD 140 ribu dari mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Waryono Karno. Tak terima terkena jeratan dakwaan sendirian, pihak Sutan mengajukan tuntutan ke Jaksa KPK.

Kuasa hukum Sutan, Rahmat Harahap mendesak rekan-rekan Sutan yang dulu duduk di Komisi VII tersebut dikenai jerat dakwaan juga. "Tolong masukkan daftar 43 nama anggota dewan dan 4 pimpinan,” kata Rahmat di pengujung sidang kepada jaksa KPK di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (16/5).

Rahmat menganggap seharusnya tidak hanya kliennya yang didakwa karena dari daftar nama-nama yang disebut menerima gratifikasi yaitu para anggota dan unsur pimpinan lain di komisi tersebut. “Jangan sepihak begini dakwaan saudara," ucap Rahmat menyesalkan.

Merujuk berkas dakwaan, pada 27 Mei 2013, daftar yang menerima suap, yakni empat pimpinan Komisi VII masing-masing sejumlah USD 7.500, sebanyak 43 anggota Komisi VII masing-masing sejumlah USD 2.500, dan Sekretariat Komisi VII sejumlah USD 2.500.

"Uang dimasukkan ke dalam amplop warna putih dan dituliskan 'A' untuk 43 anggota, 'P' untuk pimpinan dan 'S' untuk sekretariat," kata jaksa Dody Sukmono saat membacakan dakwaan.

Didi Dwi Nugroho selaku Kepala Biro Keuangan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyetor US$ 140.000 kepada Komisi VII DPR RI, terkait THR dan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P)

"Pak Waryono merinci pembagian uangnya. Empat pimpinan masing-masing menerima US$ 7.500, semua anggota Komisi berjumlah 43 orang menerima masing-masing US$ 2.500, dan Sekretariat Komisi VII menerima US$ 2.500. Jadi totalnya US$ 140.000,” kata Didi.

Adapun uang suap senilai USD 140 ribu yang didakwakan kepada Sutan, menurut jaksa, untuk mempengaruhi para anggotanya terkait pembahasan dan penetapan asumsi dasar migas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan Tahun Anggaran 2013, termasuk untuk mempengaruhi penetapan asumsi dasar subsidi listrik APBN-P ;

Sutan Bhatoegana sendiri, meminta pimpinan dan anggota DPR Komisi VII diseret bersama dirinya, karena terbukti menerima suap dari dirinya.

N0

NAMA ANGGOTA KOMISI VII DPR RI

FRAKSI

JABATAN

TERIMA SUAP

1

DRS. IR. H. SUTAN BHATOEGANA,MM  

F.PD

Ketua

USD.7.500

2

ZAINUDIN AMALI, SE  

F.Golkar

Wk.Ketua

USD.7.500

3

H. ACHMAD FARIAL  

F.PPP

Wk.Ketua

USD.7.500

4

Ir.H. DARYATMO MARDIYANTO  

F.PDIP

Wk.Ketua

USD.7.500

5

IR. ALIMIN ABDULLAH  

F.PAN

Anggota

USD.2.500

6

H. TOTOK DARYANTO, SE  

F.PAN

Anggota

USD.2.500

7

MUHAMMAD SYAFRUDIN, ST  

F.PAN

Anggota

USD.2.500

8

H.JAMALUDIN JAFAR,SH. 

F.PAN

Anggota

USD.2.500

9

MOHAMMAD TOHA, S.Sos, M.Si  

F.PKB

Anggota

USD.2.500

10

H. AGUS SULISTIYONO,SE  

F.PKB

Anggota

USD.2.500

11

Ir. NUR YASIN, MBA  

F.PKB

Anggota

USD.2.500

12

DR. H.M. AZWIR DAINY TARA, MBA  

F.Golkar

Anggota

USD.2.500

13

IR.H.ARSYAD JULIANDI RACHM, MBA  

F.Golkar

Anggota

USD.2.500

14

BOBBY ADHITYO RIZALDI, SE, MBA,  

F.Golkar

Anggota

USD.2.500

15

H. DITO GANINDUTO, MBA  

F.Golkar

Anggota

USD.2.500

16

DR. H.M. MARKUM SINGODIMEJO  

F.Golkar

Anggota

USD.2.500

17

S.W. YUDHA,M.Sc  

F.Golkar

Anggota

USD.2.500

18

H. GUSTI ISKANDAR S.A, SE  

F.Golkar

Anggota

USD.2.500

19

HALIM KALLA  

F.Golkar

Anggota

USD.2.500

20

Ir. NAZARUDIN KIEMAS, MM  

F.PDIP

Anggota

USD.2.500

21

Ir. ISMA YATUN

F.PDIP

Anggota

USD.2.500

22

Drs. EFFENDI M.S. SIMBOLON

F.PDIP

Anggota

USD.2.500

23

IRVANSYAH,S.Ip

F.PDIP

Anggota

USD.2.500

24

Ir. BAMBANG WURYANTO, MBA

F.PDIP

Anggota

USD.2.500

25

DEWI ARYANI HILMAN, S.Sos, M.Si

F.PDIP

Anggota

USD.2.500

26

H. RACHMAT HIDAYAT,SH.

F.PDIP

Anggota

USD.2.500

27

H. TEUKU RIEFKY HARSA

F.PD

Anggota

USD.2.500

28

TEUKU IRWAN

F.PD

Anggota

USD.2.500

29

DRH. JHONNY ALLEN MARBUN, MM.

F.PD

Anggota

USD.2.500

30

H.SUTAN SUKARNOTOMO

F.PD

Anggota

USD.2.500

31

H. JUHAINI ALIE, SH., MM.

F.PD

Anggota

USD.2.500

32

H. TRI YULIANTO,SH

F.PD

Anggota

USD.2.500

33

EFI SUSILOWATI

F.PD

Anggota

USD.2.500

34

HJ. SITI ROMLAH

F.PD

Anggota

USD.2.500

35

NATASSYA TARA

F.PD

Anggota

USD.2.500

36

IMAN TJAHYA ABDULLAH

F.PD

Anggota

USD.2.500

37

IR.H. ASFIHANI

F.PD

Anggota

USD.2.500

38

I WAYAN GUNASTRA

F.PD

Anggota

USD.2.500

39

IR.S.MILTON PAKPAHAN,MM.

F.PD

Anggota

USD.2.500

40

Drs. H. MULYADI, MMA.

F.Gerindra

Anggota

USD.2.500

41

SAIFUDIN DONODJOYO

F.Gerindra

Anggota

USD.2.500

42

DRS.M.ALI KASTELLA

F.Hanura

Anggota

USD.2.500

43

H. HERRY LONTUNG SIREGAR

F.Hanura

Anggota

USD.2.500

44

USMAN JA'FAR H.

F.PPP

Anggota

USD.2.500

45

TOMMY ADRIAN FIRMAN

F.PPP

Anggota

USD.2.500

46

Drs. MUHAMMAD IDRIS LUTFI, M.Sc.

F.PKS

Anggota

USD.2.500

47

NURHASAN ZAIDI, S.Sos.

F.PKS

Anggota

USD.2.500

48

H. ROFI' MUNAWAR, LC

F.PKS

Anggota

USD.2.500

49

ASMIN AMIN

F.PKS

Anggota

USD.2.500

50

H.YAN HERIZAL, SE

F.PKS

Anggota

USD.2.500

You are here: Info Berita SUTAN BHATUGANA TIDAK TERIMA DIHUKUM SENDIRIAN, SERET DONG 50 ORANG DI KOMISI VII