MENYALAHGUNAKAN WEWENANG DAN JABATAN, Plt.SEKDA PEMERINTAH KOTA TEGAL, DILAPORKAN WAKIL WALIKOTA TEGAL KE POLRESTA TEGAL

Surel Cetak PDF

Setelah tindak kesewenang-wenangan Plt.Sekda Kota Tegal Dyah Kemala Sintha Dilaporkan ke Gubernur Jawa Tengah, Wakil Walikota Tegal juga melaporkan pidananya ke Polresta Tegal...

Terkait dengan pembangkangan dan tindak sewenang-wenang Plt.Sekda Pemerintah Kota Tegal terhadap perintah koordinasi Wakil Walikota Tegal Drs.H.M.Nursholeh,M.M.Pd, pada tanggal 9 dan 10 Nopember 2016, sehingga Wakil Walikota Tegal menilai Saudari Dyah Kemala Sintha Plt.Sekda Kota Tegal telah melakukan tindak penyalahgunaan wewenang dan jabatan dan/atau perbuatan melanggar UU No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah jo UU No.9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas UU No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah jo Peraturan Pemerintah No.18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, yang diduga berdampak pada perbuatan melawan hukum dan/atau tindak pidana korupsi dan/atau gratifikasi.

Tepatnya hari Selasa, 15 Nopember 2016 Jam. 09.00 Wakil Walikota Tegal didampingi aktifis GNPK-RI Kota Tegal dan LSM Abang Tidar melaporkan perbuatan melawan hukum tsb kepada Polresta Kota Tegal.

Dokumen Laporan Wakil Walikota Tegal berisi Dasar Hukum, Kronologis, Tela'ahan dan Kesimpulan sebanyak 11 lembar dibuat diatas kertas berkop Wakil Walikota Tegal dan ditandatangani.

Berdasarkan peraturan perundangan pemerintah daerah, sudah semestinya setiap Kepala Daerah yang berhalangan sementera, maka tugas dan kewenangannya diambil alih untuk sementara oleh Wakil Kepala Daerah, sehingga tugas fungsi pokok ASN dari level Sekda, SKPD, Badan, Kantor, BUMD dlsb dalam jajaran pemerintah Kota Tegal wajib patuh dan taat pada perintah Wakil Walikota Tegal.
Bukan malah melakukan perlawanan sengit hingga berkacak pinggang dengan dalih hanya akan patuh pada perintah WALIKOTA TEGAL, sementara WALIKOTANYA (juragannya) sedang cuti umroh, perilaku pejabat ASN seperti ini jelas melanggar hukum dan menjadi pertanyaan publik, ada konspirasi apa antara WALIKOTA TEGAL dengan plt.SEKDA KOTA TEGAL ?, karena konspirasi tersebut sangat jelas mengarah pada indikator praktek korupsi, kolusi dan nepotisme dalam melaksanakan program kegiatan yang menggunakan anggaran daerah APBD / APBN, karena penyalahgunaan wewenang dan jabatan sangat identik dengan kejahatan korupsi dan gratifikasi.....dan sudah terbukti di beberapa daerah, dimana petualangan kepala daerah arogan dan sewenang-wenang selalu berakhir masuk liang lahat penjara...

Wakil Walikota Tegal memiliki hak dan kewenangan kepala daerah, pada saat kepala daerah berhalangan sementara / cuti, dengan kewenangan dan tugas melakukan koordinasi, pengawasan termasuk memerintah dan memanggil seluruh jajaran ASN Pemkot Tegal dari level sekda sampai ke lurah2.....
Termasuk juga koordinasi dengan legislatif dan instansi vertikal....Rakyat Kota Tegal sangat dirugikan dengan perilaku Walikota seperti ini...silahkan simak dan rasakan bersama-sama kepemimpinannya selama ini......

Sekda atau Plt.Sekda selaku ASN hanya memiliki tugas untuk melakukan tugas (bukan kewenangan) sehari-hari kepala daerah pada saat kepala daerah berhalangan, kalau wakil kepala daerah tidak ada, namun kalau wakil kepala daerah masih ada maka kewenangan dan tugas kepala daerah menjadi kewenangan dan tugas wakil kepala daerah (UU No.23/2014 jo UU No.9/2015 jo PP No.18/2016, pasal 65).

Perlu dipertanyakan masa jabatan Plt. Sekda Kota Tegal yang sudah menjabat sejak bulan Mei 2014 (2 tahun lebih) dirasakan abadi seperti masa jabatan Sekda Definitife...... konspirasi apa yang sedang terjadi di Kota Tegal ?..

Sayang perilaku Plt.Sekda Abadi sangat Bodoh dan Dungu, bodoh karena tidak memahami peraturan undang-undang, dan dungu karena dimanfaatkan Walikota bodoh dan serakah, hasilnya pada kebijakan dan perintah koordinasi yang dipastikan akan menyimpang dari undang-undang....dan muaranya dipastikan berdampak pada tindak pidana korupsi dan gratifikasi....

You are here: Info Berita MENYALAHGUNAKAN WEWENANG DAN JABATAN, Plt.SEKDA PEMERINTAH KOTA TEGAL, DILAPORKAN WAKIL WALIKOTA TEGAL KE POLRESTA TEGAL